MINAHASA, CiptaNews.id – Warga Desa Winangun Atas, Kecamatan Pineleng, Kabupaten Minahasa, dibuat geger dengan penemuan seorang bayi laki-laki yang diduga baru saja dilahirkan, Rabu (29/07/2026) sekitar pukul 06.00 Wita.
Bayi malang tersebut ditemukan dalam kondisi masih terbungkus plasenta dan dibalut plastik secara rapi. Penemuan itu sontak menghebohkan warga yang berdatangan ke lokasi setelah kabar tersebut menyebar.

Warga yang pertama kali menemukan bayi itu langsung melakukan evakuasi dan membawanya ke klinik terdekat untuk mendapatkan pertolongan medis. Setelah itu, dilakukan koordinasi dengan berbagai instansi terkait agar bayi segera memperoleh penanganan yang lebih intensif.
Ketua Ikatan Bidan Indonesia (IBI) Kabupaten Minahasa, Meifa Warokka, S.Th., S.Tr.Keb, bersama Yayasan Bunda Meiva bergerak cepat membawa bayi tersebut ke RSUD Sam Ratulangi Tondano.
“Berdasarkan pemeriksaan awal, kondisi bayi dalam keadaan sehat dan stabil. Saat ini masih menjalani observasi serta pemeriksaan lanjutan di RSUD Tondano,” ujar Meifa Warokka.
Penanganan bayi tersebut melibatkan sejumlah pihak, di antaranya Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (P3A) Provinsi Sulawesi Utara, Dinas Kesehatan Provinsi Sulawesi Utara, IBI Kabupaten Minahasa, Dinas Sosial Kabupaten Minahasa, serta pemerintah desa dan pemerintah kecamatan setempat.
“Untuk sementara waktu, bayi ini akan dititipkan di RSUD Tondano sambil menunggu proses pemeriksaan dan penanganan lebih lanjut oleh instansi yang berwenang,” tambahnya.
Sementara itu, aparat kepolisian dari Polresta Manado masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap identitas orang tua maupun pihak yang diduga tega meninggalkan bayi tersebut.
Peristiwa ini menyita perhatian publik dan memunculkan keprihatinan mendalam dari masyarakat. Warga berharap pelaku segera ditemukan dan diproses sesuai ketentuan hukum yang berlaku.
Kasus penemuan bayi ini kembali menjadi pengingat pentingnya kepedulian sosial serta perlindungan terhadap hak-hak anak. Aparat kepolisian mengimbau masyarakat yang memiliki informasi terkait peristiwa tersebut agar segera melapor demi mempercepat proses penyelidikan.(*/steven)






