MINAHASA, CiptaNews.id – Pemerintah Kabupaten Minahasa menggelar Upacara Tantingan Calon Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Kabupaten Minahasa Tahun 2026 di Lapangan Dr. Sam Ratulangi Tondano (Taman God Bless Minahasa), Jumat (31/7/2026).
Kegiatan yang menjadi bagian penting dalam tahapan pembentukan Paskibraka tersebut dipimpin langsung oleh Bupati Minahasa Dr. Robby Dondokambey, S.Si., M.AP, dan dihadiri Wakil Bupati Minahasa Vanda Sarundajang, S.S., M.AP, Sekretaris Daerah Kabupaten Minahasa Dr. Lynda D. Watania, M.M., M.Si, Ketua TP-PKK Kabupaten Minahasa Martina W. Dondokambey-Lengkong, S.E., Kapolres Minahasa, Dandim 1302/Minahasa, para asisten, kepala perangkat daerah, serta camat se-Kabupaten Minahasa.

Dalam sambutannya, Bupati Robby Dondokambey menegaskan bahwa terpilih sebagai calon Paskibraka merupakan sebuah kehormatan sekaligus amanah besar yang tidak dimiliki semua generasi muda.
“Menjadi calon Paskibraka adalah kebanggaan yang diraih melalui proses seleksi yang ketat. Kalian telah menunjukkan dedikasi, disiplin, dan komitmen yang tinggi sehingga layak berada di titik ini,” ujar Bupati.

Ia menambahkan, proses pendidikan dan pelatihan yang akan dijalani bukan hanya bertujuan membentuk kemampuan fisik dan keterampilan baris-berbaris, tetapi juga membangun karakter, integritas, serta jiwa kepemimpinan.
“Mulai hari ini, kalian memulai perjalanan yang tidak hanya membentuk fisik dan keterampilan, tetapi juga karakter serta jiwa kepemimpinan. Paskibraka adalah simbol semangat kebangsaan, kedisiplinan, dan tanggung jawab,” tegasnya.
Bupati mengingatkan bahwa pelaksanaan Upacara Peringatan Hari Ulang Tahun ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia pada 17 Agustus 2026 tinggal menghitung hari. Karena itu, seluruh calon Paskibraka diminta mengikuti setiap tahapan latihan dengan penuh kesungguhan, disiplin, dan tanggung jawab.
Menurutnya, pendidikan Paskibraka merupakan wadah pembentukan karakter melalui nilai-nilai disiplin, kerja sama, tanggung jawab, serta cinta tanah air. Para peserta diharapkan mampu menjadi teladan di lingkungan sekolah maupun masyarakat.
“Kalian memiliki tanggung jawab moral untuk menjadi contoh yang baik. Jadilah inspirasi yang mampu mengharumkan nama diri sendiri, keluarga, sekolah, dan Kabupaten Minahasa,” pesannya.
Bupati juga menyampaikan apresiasi kepada para pembina, pelatih, panitia, serta orang tua yang telah memberikan dukungan penuh dalam proses pembinaan generasi muda calon pengibar Sang Merah Putih.
Momen paling mengesankan dalam kegiatan tersebut terjadi saat menjelang dimulainya pemusatan pendidikan dan pelatihan di “Desa Bahagia”. Bupati memberikan tantangan moral kepada seluruh calon Paskibraka dengan menanyakan kesiapan dan kerelaan mereka mengikuti seluruh rangkaian pelatihan.
Ia bahkan mempersilakan peserta yang merasa tidak sanggup untuk mengundurkan diri secara sukarela.
Namun, seluruh calon Paskibraka tetap berdiri teguh di tempat masing-masing tanpa seorang pun mundur, menunjukkan tekad kuat untuk menyelesaikan seluruh proses pendidikan dan pelatihan.
Melihat komitmen tersebut, Bupati Robby Dondokambey menyatakan optimistis para calon Paskibraka Kabupaten Minahasa Tahun 2026 siap mengemban tugas mulia sebagai Pasukan Pengibar Bendera Pusaka pada Upacara Peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.
“Semangat yang kalian tunjukkan hari ini menjadi bukti bahwa kalian siap mengemban amanah besar dengan menjunjung tinggi semangat Merah Putih, nasionalisme, serta kehormatan sebagai Paskibraka Kabupaten Minahasa,” pungkasnya.(*/Steven)





