MINAHASA, CiptaNews.id — Bupati Minahasa Dr. Robby Dondokambey, S.Si., MAP, menyampaikan penjelasan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Minahasa terkait Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Minahasa Tahun Anggaran 2026.
Penjelasan tersebut disampaikan dalam Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Minahasa dalam rangka pembicaraan tingkat I pembahasan Ranperda tentang Perubahan APBD Tahun Anggaran 2026 yang dipimpin oleh Ketua DPRD Kabupaten Minahasa Franky Wolayan didampingi Wakil Ketua Putri Pontororing, SE serta Adrie Kamasi, SH, MH, Senin (14/09/2026).

Bupati mengatakan, pembahasan perubahan APBD memiliki arti penting untuk memastikan pengelolaan anggaran daerah berlangsung transparan, akuntabel, efektif, efisien, serta tetap berorientasi pada kepentingan masyarakat.
“Perubahan APBD bukan sekadar perubahan angka-angka dalam dokumen anggaran. Lebih dari itu, perubahan APBD harus mampu menjawab kebutuhan masyarakat dan dinamika pembangunan yang berkembang sepanjang tahun anggaran,” kata Robby dalam penyampaiannya.

Pendapatan Daerah Turun Rp73,2 Miliar
Dalam rancangan perubahan APBD 2026, pendapatan daerah Kabupaten Minahasa sebelum perubahan tercatat sebesar Rp1.129.894.707.421.
Setelah perubahan, pendapatan daerah diproyeksikan menjadi Rp1.056.691.475.105,15, atau mengalami penurunan sebesar Rp73.203.232.315,85.

Sementara itu, Pendapatan Asli Daerah (PAD) justru mengalami peningkatan. Sebelum perubahan, PAD tercatat sebesar Rp131.819.817.423 dan meningkat menjadi Rp133.508.538.485,55.
Dengan demikian, PAD bertambah sebesar Rp1.688.721.062,55.
Berbeda dengan PAD, pendapatan transfer mengalami penurunan. Dari sebelumnya Rp973.254.286.602, setelah perubahan menjadi Rp897.726.269.602.
Artinya, pendapatan transfer berkurang sebesar Rp75.528.017.000.

Belanja Daerah Naik Rp44,7 Miliar
Dari sisi belanja, Pemkab Minahasa mengalokasikan anggaran yang lebih besar dalam rancangan perubahan APBD 2026.
Belanja daerah sebelum perubahan sebesar Rp1.151.020.530.877, kemudian meningkat menjadi Rp1.195.734.409.265,27.

Dengan demikian, belanja daerah bertambah sebesar Rp44.713.878.388,27.
Kenaikan tersebut antara lain terlihat pada belanja operasi yang meningkat dari Rp877.588.049.023,04 menjadi Rp967.995.663.436,35.
Belanja modal juga mengalami peningkatan cukup signifikan, dari Rp52.733.560.840,96 menjadi Rp82.642.667.565,92. Anggaran belanja modal bertambah sebesar Rp29.909.106.724,96.
Selain itu, belanja tidak terduga meningkat dari Rp6 miliar menjadi Rp13.246.240.574, atau bertambah sebesar Rp7.246.240.574.
Sementara itu, belanja transfer mengalami penurunan dari Rp214.698.921.013 menjadi Rp131.849.837.689. Nilai tersebut berkurang sebesar Rp82.849.083.324.
Defisit Meningkat, Pembiayaan Bersumber dari SiLPA
Perubahan komposisi pendapatan dan belanja tersebut turut memengaruhi struktur defisit APBD Kabupaten Minahasa.
Defisit sebelum perubahan tercatat sebesar Rp21.125.823.456. Setelah perubahan, defisit menjadi Rp139.042.934.160,12.
Dengan demikian, terjadi peningkatan defisit sebesar Rp117.917.110.704,12.
Untuk menutup defisit tersebut, penerimaan pembiayaan meningkat dari Rp33 miliar menjadi Rp150.917.110.704,12.
Penerimaan pembiayaan tersebut bersumber dari Sisa Lebih Perhitungan Anggaran (SiLPA) tahun sebelumnya dengan nilai Rp150.917.110.704,12.
Sementara itu, pengeluaran pembiayaan tetap sebesar Rp11.874.176.544. Dengan demikian, pembiayaan netto mencapai Rp139.042.934.160,12.
Total APBD 2026 Menjadi Rp1,207 Triliun
Dengan struktur perubahan tersebut, total APBD Kabupaten Minahasa Tahun Anggaran 2026 setelah perubahan menjadi Rp1.207.608.585.809,27.
Angka tersebut meningkat sebesar Rp44.713.878.388,27 dibandingkan APBD sebelum perubahan yang tercatat sebesar Rp1.162.849.707.421.
Bupati Robby menegaskan, pembahasan perubahan APBD harus dilakukan secara konstruktif, objektif, serta berpedoman pada ketentuan peraturan perundang-undangan.
Ia juga meminta agar prinsip efisiensi, efektivitas, transparansi, dan akuntabilitas tetap menjadi landasan dalam pembahasan anggaran.
“Setiap rupiah yang dianggarkan harus memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” tegasnya.
Menurut Robby, program dan kegiatan prioritas perlu diarahkan untuk memperkuat pelayanan dasar, pembangunan infrastruktur, peningkatan kualitas sumber daya manusia, penguatan ekonomi masyarakat, ketahanan pangan, pengendalian inflasi, perlindungan sosial, serta berbagai agenda strategis pembangunan Minahasa.
Dorong Sinergi Pemerintah dan DPRD
Robby juga mengapresiasi kerja sama pimpinan dan seluruh anggota DPRD Kabupaten Minahasa dalam menjalankan fungsi legislasi, anggaran, dan pengawasan.
Menurutnya, sinergi antara pemerintah daerah dan DPRD merupakan bagian penting dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang baik serta pembangunan berkelanjutan.
Ia turut mendorong penguatan kolaborasi antara pemerintah, DPRD, pemerintah kecamatan, desa dan kelurahan, dunia usaha, perguruan tinggi, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta seluruh elemen masyarakat.
“Semangat kolaborasi ini menjadi modal penting untuk mewujudkan visi pembangunan ‘Minahasa Daerah Pariwisata yang Maju dan Sejahtera’,” ujarnya.
Bupati juga mengingatkan seluruh jajaran Pemkab Minahasa agar program yang telah disepakati dapat dilaksanakan dengan penuh integritas dan tanggung jawab.
“Jangan sampai perubahan anggaran hanya menghasilkan perubahan administrasi, tetapi harus menghasilkan perubahan yang dapat dirasakan masyarakat,” katanya.
Ucapkan Selamat Dua Tahun Pengabdian DPRD
Dalam kesempatan tersebut, Robby juga menyampaikan ucapan selamat atas dua tahun pengabdian pimpinan dan anggota DPRD Kabupaten Minahasa periode 2024–2029.
Ia berharap momentum tersebut menjadi penyemangat bagi seluruh anggota DPRD untuk terus menjalankan amanah rakyat dengan integritas, dedikasi, dan tanggung jawab.
“Semoga senantiasa memperjuangkan aspirasi masyarakat demi kemajuan dan kesejahteraan Kabupaten Minahasa,” tuturnya.
Robby berharap pembahasan Ranperda tentang Perubahan APBD Kabupaten Minahasa Tahun Anggaran 2026 dapat berlangsung lancar, objektif, serta menghasilkan keputusan terbaik bagi masyarakat.(Steven)
Advertorial






