MINAHASA, CiptaNews.id – Upaya Pemerintah Kabupaten Minahasa dalam menjaga stabilitas ekonomi dan mendukung program nasional kembali ditunjukkan lewat kehadiran Bupati Minahasa Robby Dondokambey, S.Si., MAP. bersama Wakil Bupati Vanda Sarundajang, S.S. serta Sekretaris Daerah Lynda D. Watania, M.M., M.Si. dalam Rapat Koordinasi Pengendalian Inflasi, Program 3 Juta Rumah, dan Percepatan Penanganan Kemiskinan Ekstrem, Senin (8/9/2025).
Rakor ini dipimpin langsung oleh Menteri Dalam Negeri, Jenderal Pol. (Purn.) Prof. Drs. H. Muhammad Tito Karnavian, Ph.D. melalui Zoom Meeting dari Ruang Command Center Kantor Bupati Minahasa.

Turut hadir pejabat tinggi negara, seperti Plt. Deputi II Kepala Staf Kepresidenan Edy Priyono, Menko Pemberdayaan Masyarakat Indonesia Abdul Muhaimin Iskandar, Kepala BPS Amalia Adininggar Widyasanti, Dirjen Perumahan Perdesaan Kementerian PKP Dr. Drs. Imran, Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman, hingga JAMDATUN Kejaksaan RI Dr. R. Narendra Jatna.
Dalam arahannya, Mendagri Tito menegaskan tiga agenda utama bagi pemerintah daerah, yaitu:
- Menindaklanjuti situasi terkini dengan inovasi sesuai kondisi wilayah.
- Mempercepat penanganan kemiskinan dan penghapusan kemiskinan ekstrem.
- Melanjutkan pengendalian inflasi, yang kini tercatat turun dari 2,37% menjadi 2,31%.
“Inflasi kita terjaga dengan baik, bahkan menurun. Ini pencapaian luar biasa yang perlu dipertahankan,” kata Mendagri.
Selain itu, kepala daerah diminta untuk rutin menggelar rapat bersama Forkopimda, memperkuat komunikasi dengan tokoh masyarakat, menjaga kondusivitas wilayah, serta mengadakan doa bersama lintas elemen sebagai bentuk kolaborasi.
Mendagri juga menekankan komitmen pemerintah terhadap Program 3 Juta Rumah, melalui pembangunan rumah subsidi, penyerahan kunci rusunawa, hingga relokasi warga dari kawasan tidak layak huni.
Bupati Robby Dondokambey menegaskan bahwa Pemkab Minahasa siap mengimplementasikan arahan Mendagri dengan langkah nyata di lapangan.
“Kabupaten Minahasa akan terus bersinergi dengan pemerintah pusat dan provinsi. Fokus kami menjaga stabilitas harga kebutuhan pokok, mempercepat penanganan kemiskinan ekstrem, serta memastikan masyarakat merasakan kehadiran pemerintah secara nyata,” tegas RD.
Ia menambahkan, Pemkab Minahasa akan memprioritaskan program pro rakyat, menjaga stabilitas sosial, serta mengoptimalkan kerja sama seluruh elemen masyarakat.
“Komitmen ini menjadi bagian dari upaya kami mewujudkan Minahasa yang bermarwah, maju, dan sejahtera,” ujarnya.
Rakor ini juga diikuti oleh Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Minahasa yang siap bergerak bersama pemerintah pusat untuk menjaga keseimbangan ekonomi dan sosial di daerah.
Dengan dukungan penuh pemerintah pusat, Minahasa diharapkan mampu menjaga pengendalian inflasi, mempercepat pengentasan kemiskinan ekstrem, serta mendukung suksesnya program 3 juta rumah bagi masyarakat kecil. (*/B.LENGKONG)






