MANADO, Cipta News – Wali Kota Manado, Andrei Angouw, menghadiri sekaligus meninjau pelaksanaan Pasar Murah yang digelar di Kompleks Pasar 45 Manado, Selasa (21/7/2026). Kegiatan tersebut diselenggarakan oleh Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Provinsi Sulawesi Utara dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-73 Bank Indonesia.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Perwakilan Bank Indonesia Sulawesi Utara beserta jajaran, Asisten II Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara Jimmy Ringkuangan yang mewakili Gubernur Sulut, unsur Forkopimda Sulut, serta sejumlah tamu undangan.

Sementara itu, Wali Kota Manado didampingi Sekretaris Daerah Kota Manado dr. Steaven Dandel, M.Ph., Kepala Dinas PUPR Kota Manado John Suwu, serta Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat David Kambey, S.E.
Pasar Murah tersebut merupakan bagian dari sinergi Bank Indonesia bersama Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) untuk menjaga stabilitas pasokan dan harga pangan di Sulawesi Utara. Kegiatan ini juga menjadi bagian dari peringatan HUT ke-73 Bank Indonesia yang mengusung tema “Indonesia Bangga, BI Bermakna.”
Melalui penyelenggaraan pasar murah, masyarakat dapat memperoleh berbagai kebutuhan pokok dengan harga yang lebih terjangkau, sehingga diharapkan mampu membantu menjaga daya beli sekaligus mendukung pengendalian inflasi di daerah.
Dalam kesempatan itu, Andrei Angouw menyampaikan apresiasinya terhadap inisiatif Bank Indonesia yang terus bersinergi dengan pemerintah daerah dalam menjaga stabilitas ekonomi, khususnya melalui pengendalian inflasi dan pemenuhan kebutuhan pangan masyarakat.
Usai meninjau pelaksanaan Pasar Murah, Wali Kota memanfaatkan kesempatan tersebut untuk memantau kondisi infrastruktur di sekitar kawasan Pasar 45. Bersama pimpinan Bank Indonesia, Sekretaris Daerah, dan Kepala Dinas PUPR Kota Manado, ia melakukan pengecekan langsung terhadap kondisi trotoar dan sistem drainase.
Peninjauan tersebut dilakukan sebagai bagian dari evaluasi lapangan guna mengidentifikasi sejumlah titik yang memerlukan penataan dan perbaikan. Hasil pemantauan itu akan menjadi bahan pertimbangan Pemerintah Kota Manado dalam merumuskan kebijakan penataan kawasan Pasar 45 agar lebih nyaman, aman, dan mendukung aktivitas ekonomi masyarakat.
Kegiatan ini sekaligus menunjukkan sinergi antara pemerintah daerah dan Bank Indonesia yang tidak hanya berfokus pada pengendalian inflasi, tetapi juga mendorong peningkatan kualitas fasilitas publik di pusat-pusat kegiatan ekonomi Kota Manado.(*/Steven)






