MINAHASA, CiptaNews.id — Menjelang peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, muncul sorotan terkait informasi adanya dugaan permintaan dana kepada masyarakat yang disebut-sebut dilakukan oleh oknum Hukum Tua di wilayah Kabupaten Minahasa.
Informasi tersebut mendapat perhatian dari Tonaas Laskar Manguni Indonesia (LMI) Kabupaten Minahasa, Noldi “Budo” Lilla. Ia menilai, praktik meminta dana kepada masyarakat oleh pemerintah desa perlu dihindari, terlebih jika tidak memiliki dasar dan mekanisme yang jelas.
Menurut Budo, seorang Hukum Tua memiliki tanggung jawab besar karena memperoleh kepercayaan dari masyarakat melalui proses pemilihan. Karena itu, hubungan antara pemerintah desa dan masyarakat semestinya dibangun berdasarkan pelayanan, transparansi, serta kepercayaan.
“Itu tidak boleh, karena masyarakat kan yang pilih itu Hukum Tua. Artinya masyarakat memberi kepercayaan kepada Hukum Tua,” ujar Budo, Senin (10/8/2026).
Ia menegaskan, setiap bentuk penggalangan atau permintaan dana kepada masyarakat harus dilakukan secara transparan dan dapat dipertanggungjawabkan. Terlebih apabila kegiatan tersebut dikaitkan dengan agenda pemerintah desa maupun perayaan HUT Kemerdekaan RI.
Budo berharap pemerintah desa dapat lebih berhati-hati dalam mengambil kebijakan yang berhubungan dengan pungutan atau permintaan dana kepada masyarakat. Menurutnya, jangan sampai niat mendukung kegiatan perayaan kemerdekaan justru menimbulkan keresahan di tengah masyarakat.
“Jangan sampai masyarakat merasa terbebani. Kalau ada kegiatan, harus jelas dasar, tujuan dan penggunaannya,” tegasnya.
Ia juga mendorong pemerintah kecamatan maupun Pemerintah Kabupaten Minahasa untuk memberikan perhatian terhadap informasi tersebut dan memastikan setiap kegiatan yang melibatkan masyarakat berjalan sesuai ketentuan yang berlaku.
Peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI seharusnya menjadi momentum memperkuat semangat gotong royong dan kebersamaan masyarakat, bukan justru menimbulkan polemik akibat adanya dugaan permintaan dana yang tidak transparan.(span)






