Hukum Tua Desa Tateli Tiga Hadiri Safari Natal Pemkab Minahasa 2025, Tegaskan Pentingnya Damai dan Persatuan

Hukum Tua Desa Tateli Tiga, Stenly Gumalang, ketika diwawancarai wartawan usai Ibadah Safari Natal 2025 Pemkab Minahasa(ciptanews.id)

MINAHASA, CiptaNews.id – Pemerintah Kabupaten Minahasa menggelar Safari Natal yang dipusatkan di GMIM Petra Sawangan, Kecamatan Tombulu, pada Senin (01/12/25). Kegiatan rohani ini dipimpin langsung oleh Bupati Minahasa, Robby Dondokambey, S.Si, MAP, bersama jajaran Pemerintah Kabupaten.

Dalam rangkaian perayaan tersebut, Hukum Tua Desa Tateli Tiga, Stenly Gumalang, hadir secara langsung dan mengikuti seluruh rangkaian ibadah Safari Natal hingga selesai. Kehadiran Gumatlang menjadi bentuk dukungan penuh terhadap agenda kerohanian pemerintah sekaligus mempererat hubungan koordinasi antara desa dan kabupaten.

Bacaan Lainnya
Suasana Ibadah Safari Natal 2025 yang dipusatkan di GMIM Petra Sawangan, Kecamatan Tombulu (CiptaNews.id)

Ibadah Safari Natal dipimpin oleh Ketua Badan Pekerja Majelis Wilayah Kembes, Pdt. Jeffry Kalangi, M.Th., dengan pembacaan Alkitab dari Matius 1:18-21 dan Yeremia 23:1-8. Seluruh rangkaian berlangsung dalam nuansa damai dan penuh kekhidmatan.

Dalam sambutannya, Bupati Robby Dondokambey mengingatkan bahwa perayaan Natal bukan hanya kegiatan seremonial, tetapi momentum pembaruan iman, penguatan pengharapan, serta pemersatu seluruh elemen masyarakat. Ia juga mengimbau warga untuk merayakan Natal dengan sederhana, menjaga keamanan wilayah, memperkuat ketahanan pangan keluarga, serta mewaspadai potensi bencana saat musim penghujan.

Safari Natal ditutup dengan penyerahan bantuan dan Diakonia Natal bagi warga kurang mampu serta keluarga terdampak stunting di sejumlah wilayah di Kabupaten Minahasa.

Pesan Hukum Tua Tateli Tiga: Natal Mengajarkan Kasih, Pengorbanan, dan Ketulusan

Saat dikonfirmasi terpisah, Hukum Tua Desa Tateli Tiga, Stenly Gumalang, menegaskan bahwa Safari Natal yang diselenggarakan Pemkab Minahasa memiliki makna mendalam bagi masyarakat desa maupun jemaat. Menurutnya, Natal merupakan momen penting yang mengingatkan seluruh warga akan pentingnya hidup dalam keberagaman.

“Makna Natal bukan hanya seremonial, tetapi momentum untuk meneguhkan kembali komitmen sebagai masyarakat yang rukun dalam keberagaman. Pesan damai Natal sangat relevan dalam menjaga keharmonisan sosial,” ujarnya.

Ia menjelaskan bahwa kelahiran Yesus Kristus mengajarkan nilai kasih, pengorbanan, dan ketulusan—nilai yang perlu terus dihidupi dalam kehidupan sehari-hari. Stenly Gumalang juga menekankan pentingnya sikap saling menghargai antarsesama, tanpa memandang perbedaan.

“Melalui refleksi Natal, warga dapat semakin dewasa menghadapi tantangan hidup, sekaligus menciptakan suasana rukun di keluarga maupun lingkungan sekitar. Dengan begitu, makna Natal benar-benar terasa, bukan hanya dirayakan secara simbolis,” tambahnya.

Dengan kehadirannya dalam Safari Natal, Hukum Tua Tateli Tiga kembali menegaskan komitmen pemerintah desa dalam mendukung kegiatan rohani dan menjaga persatuan di tengah masyarakat.

(Butje, Steven)

Pasang

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *