MANADO, CiptaNews.id – Wali Kota Manado, Andrei Angouw, menghadiri sekaligus mengukuhkan Relawan Pemadam Kebakaran (REDKAR) Kota Manado Tahun 2026 dalam sebuah seremoni yang berlangsung di Kantor Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kota Manado, Kamis (9/7/2026).
Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya Pemerintah Kota Manado memperkuat peran masyarakat dalam mendukung penanggulangan kebakaran, penyelamatan, serta peningkatan kesiapsiagaan menghadapi kondisi darurat di wilayah Kota Manado.

Acara diawali dengan menyanyikan Lagu Indonesia Raya dan Mars Pemadam Kebakaran, dilanjutkan doa pembukaan serta laporan panitia. Selanjutnya dibacakan Surat Keputusan Wali Kota Manado tentang Pembentukan Relawan Pemadam Kebakaran (REDKAR) Kota Manado Tahun 2026 yang menjadi dasar pelaksanaan prosesi pengukuhan.
Dalam prosesi tersebut, Wali Kota memimpin pembacaan Panca Dharma REDKAR yang diikuti seluruh relawan. Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan penyematan atribut dan penyerahan seragam REDKAR secara simbolis sebagai tanda resmi dimulainya pengabdian para relawan.

Dalam sambutannya, Wali Kota Andrei Angouw menyampaikan apresiasi kepada seluruh relawan yang telah bersedia mengabdikan diri untuk membantu pemerintah dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat, khususnya pada penanganan kebakaran dan situasi darurat.
Menurutnya, tugas seorang relawan pemadam kebakaran menyangkut keselamatan jiwa manusia sekaligus upaya meminimalkan kerugian material, sehingga membutuhkan komitmen, kedisiplinan, serta rasa tanggung jawab yang tinggi.

“Tugas REDKAR menyangkut keselamatan nyawa dan kerugian material. Karena itu, saya berharap seluruh relawan menjalankan tugas ini dengan serius. Diperlukan pelatihan agar memahami berbagai kondisi di lapangan, selalu siaga, terus berkoordinasi, dan bekerja sebagai satu tim. Selamat bertugas demi kebaikan Kota Manado yang kita cintai bersama,” ujar Andrei Angouw.
Usai acara pengukuhan, Wali Kota meninjau sejumlah fasilitas di lingkungan Kantor Dinas Pemadam Kebakaran Kota Manado. Peninjauan tersebut dilakukan untuk melihat langsung kondisi gedung, sarana dan prasarana operasional, serta infrastruktur pendukung yang digunakan dalam pelayanan penanggulangan kebakaran dan penyelamatan.

Pembentukan REDKAR diharapkan semakin memperkuat kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat dalam meningkatkan kesiapsiagaan, mempercepat respons terhadap keadaan darurat, serta mewujudkan Kota Manado yang lebih aman, tangguh, dan responsif terhadap potensi bencana maupun kebakaran.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Sekretaris Kota Manado dr. Steaven Dandel, M.Ph., Asisten I Julises Oehlers, S.H., Kepala Dinas Pemadam Kebakaran Kota Manado Jimmy Charles Rotinsulu, S.E., M.Si., Kepala Pelaksana BPBD Kota Manado Drs. Donald Sambuaga, M.Si., jajaran pejabat Damkar, serta para relawan yang dikukuhkan.(*/steven)
Advertorial






