PJS Matangkan Rapimnas IV, Bidik Status Konstituen Dewan Pers Juli 2026

Pertemuan jajaran pimpinan DPP PJS yang dipimpin Ketua Umum Mahmud Marhaba bersama Sekretaris Jenderal Abdul Rasyid Zaenal dan Ketua Bidang Pemberdayaan Perempuan Wiwin Alfianti dengan Ketua Penasehat Farid Aljawi (ist)

JAKARTA, CiptaNews.id – Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Pro Jurnalismedia Siber (PJS) terus mematangkan persiapan menuju Rapat Pimpinan Nasional (Rapimnas) IV, sekaligus mengakselerasi langkah strategis untuk mendaftarkan diri sebagai konstituen Dewan Pers pada Juli 2026.

Keseriusan itu terlihat dalam pertemuan jajaran pimpinan DPP PJS yang dipimpin Ketua Umum Mahmud Marhaba bersama Sekretaris Jenderal Abdul Rasyid Zaenal dan Ketua Bidang Pemberdayaan Perempuan Wiwin Alfianti dengan Ketua Penasehat Farid Aljawi, Selasa (05/05/2026).

Bacaan Lainnya

Pertemuan yang berlangsung di kantor Tursina Tours, kawasan Meruya, Kebon Jeruk, Jakarta Barat, ini membahas progres kesiapan Rapimnas IV yang dijadwalkan digelar pada 12 Mei 2026 di Jakarta.

Fokus utama pembahasan adalah memastikan kesiapan organisasi secara menyeluruh, baik dari sisi administratif maupun struktur kepengurusan di semua tingkatan—mulai dari DPP, DPD, hingga DPC di seluruh Indonesia.

Dalam arahannya, Farid Aljawi menegaskan pentingnya kelengkapan dokumen sebagai prasyarat utama menghadapi Rapimnas dan target besar organisasi ke depan.

“Kami berharap seluruh pengurus dan anggota PJS segera melengkapi seluruh berkas persyaratan,” ujarnya.

Menurut Farid, kelengkapan administrasi menjadi kunci untuk mewujudkan target strategis PJS, yakni mendaftar sebagai konstituen pada Juli 2026. Ia optimistis, jika seluruh persyaratan terpenuhi, PJS berpeluang mencatatkan sejarah sebagai organisasi profesi jurnalis siber yang diakui secara nasional.

Sementara itu, Mahmud Marhaba menegaskan bahwa aspek administratif bukan sekadar formalitas, melainkan faktor krusial dalam proses verifikasi oleh Dewan Pers.

“Ini harga mati. Harus menjadi perhatian serius dan tidak boleh dianggap sepele,” tegasnya.

Mahmud juga menyampaikan apresiasi kepada Ketua Dewan Penasehat DPP PJS atas dukungan yang konsisten, baik secara material maupun moral, dalam mendorong penguatan organisasi di tingkat nasional.

“Selama ini beliau sangat peduli terhadap PJS. Dukungan yang diberikan, baik pemikiran maupun material, sangat membantu menopang berbagai kegiatan organisasi,” ungkapnya.

Dengan Rapimnas IV sebagai momentum konsolidasi nasional, PJS dinilai berada di jalur strategis untuk memperkuat legitimasi dan perannya dalam ekosistem pers digital Indonesia. Upaya ini sekaligus membuka peluang lahirnya tatanan jurnalisme siber yang lebih profesional, kredibel, dan terorganisir di Tanah Air.(Steven)

Pasang

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *