MANADO, ciptanews.id – Dinas Perumahan Kawasan Pemukiman Dan Pertanahan (Perkimtan) Daerah Provinsi Sulawesi Utara memastikan pemerintah sudah menyiapkan lahan untuk pembangunan perumuhan yang ada lokasi sekitar 282 Keluarga ( KK) pengungsi letusan Gunung Ruang di Kabupaten Siau Tagulandang Biaro (Sitaro).
Kepala Dinas Perkimtan Provinsi Sulut Ir. Alexander Wattimena melalui ppk Ignasius Bano Istoto,SH menjelaskan, tidak ada lagi masalah dalam proses pembebasan atau pelepasan hak atas tanah yaitu yang bakal dijadikan perumahan.
” Lokasi lahan yang disediakan seluas 10 hektar di Bolsel,”ucap Ignasius Bano Istoto,SH kepada awak media, Rabu (07/08/2024).
Ia menambahkan, rencananya pada hari Kamis 8 Agustus 2024 akan digelar acara seremonial Penandatanganan Penyerahan Aset Lahan Bakal penempatan warga pengungsi dari pemerintah kabupaten kepada pemerintah daerah.
“Acara ini tidak akan ditunda, media pun bisa datang meliput karena akan diadakan di Ruang Rapat Mapalus Kantor Gubernur,” tambahnya.
“Saat ini pemerintah sudah dalam tahapan menuntaskan pekerjaan pembersihan lahan dari sisa tanaman sebelumnya seperti pohon kelapa, ilalang dan rumput lahan 10,6 hektar ini akan dibangun 4 buah sarana ibadah. Sedangkan tahap pertama akan disedikan rumah dengan desain siap pasang bagi 100 KK,” ucap Kabid Bano Istoto.
Lahan yang dibebaskan itu berada di Kecamatan Pinolosian Timur, Lokasi sangat bagus karena dekat laut sesuai kondisi pengungsi yang sebagian besar bekerja sebagai nelayan.
“Lahan ini juga berdekat dengan jalan trans Sulawesi sehingga menjadi pilihan tepat bagi nelayan karena sudah ada akses jalan ke pasar untuk memasarkan ikan hasil tangkapan. Lagipula sudah sejak lama ada masyarakat asal Sitaro yang tinggal daerah tersebut,” ucapnya.(Fonny)

