MANADO, CiptaNews.id – Wali Kota Manado, Andrei Angouw, melakukan survei lapangan ke sejumlah titik di Kota Manado, Jumat (12/6/2026) pagi, guna memastikan kondisi kebersihan lingkungan tetap terjaga sekaligus mengevaluasi penanganan sampah oleh aparatur di lapangan.
Kegiatan diawali dengan meninjau sejumlah ruas jalan dan kawasan strategis kota, mulai dari kawasan Stadion Klabat, Jalan Santo Yoseph, Jalan Bethesda, Kompleks Rumah Sakit ODSK, hingga kawasan Boulevard Manado.

Dalam perjalanan tersebut, Wali Kota juga menyempatkan diri mengunjungi Pantai Pasir Putih Sario, salah satu lokasi yang kerap menjadi tempat berkumpul dan bersantai masyarakat Kota Manado.
Di lokasi tersebut, Wali Kota disambut Camat Sario, Jeremia Sampul bersama jajaran kecamatan, Lurah Sario Tumpaan Grisella Sinaga, para lurah se-Kecamatan Sario, serta aparat kelurahan yang sedang melaksanakan kegiatan kerja bakti dan pembersihan lingkungan.
Usai meninjau kawasan Sario, Wali Kota melanjutkan survei ke wilayah Sindulang untuk melihat kondisi pesisir pantai dan tingkat kebersihan lingkungan di kawasan tersebut. Dari Sindulang, ia berjalan kaki menyusuri kawasan pantai hingga mencapai Kelurahan Karangria.
Di Karangria, Wali Kota disambut Asisten I Setda Kota Manado Yulises Oehlers, Camat Tuminting Hence Patimbano, serta jajaran aparat kecamatan, kelurahan, dan lingkungan. Ia juga meninjau lokasi tambatan perahu yang dikenal masyarakat setempat dengan sebutan “daseng”.
Pada kesempatan itu, Wali Kota memperhatikan secara langsung kondisi kawasan pesisir, kebersihan lingkungan, serta berbagai fasilitas yang berada di sekitar lokasi.
Selama kegiatan berlangsung, Andrei Angouw aktif berdialog dengan aparatur kecamatan, kelurahan, para kepala lingkungan, hingga masyarakat yang terlibat dalam kegiatan pembersihan kawasan pantai dan lingkungan sekitar. Dialog tersebut dilakukan untuk menyerap berbagai masukan sekaligus mengetahui kondisi riil yang dihadapi petugas di lapangan.
Survei lapangan ini merupakan bagian dari upaya Pemerintah Kota Manado untuk memastikan kebersihan kota tetap terjaga, terutama mengingat Manado merupakan salah satu destinasi pariwisata yang menjadi wajah Sulawesi Utara.
Selain menjaga estetika kota, kebersihan lingkungan juga dinilai penting untuk menciptakan kenyamanan masyarakat, menjaga kualitas lingkungan hidup, serta mendukung kesehatan warga.
Di sisi lain, kegiatan ini juga menjadi sarana evaluasi terhadap kinerja aparatur di lapangan, khususnya dalam penanganan sampah dan pemeliharaan kebersihan kawasan publik. Pemerintah Kota Manado terus mendorong peningkatan koordinasi dan partisipasi seluruh elemen masyarakat agar budaya hidup bersih dapat terjaga secara berkelanjutan.(*/Steven)






