Inflasi Terjaga! Bupati RD Pastikan Minahasa Aman Jelang Nataru 2026, TPID Langsung Gerak Cepat

Bupati Minahasa Robby Dondokambey, S.Si, MAP, saat mengikuti Rapat Koordinasi Pengendalian Inflasi bersama Wakil Bupati Vanda Sarundajang, S.S (ist)

MINAHASA, Cipta News — Menjelang Natal dan Tahun Baru 2026 pemerintah Kabupaten Minahasa memastikan diri dalam posisi siaga penuh untuk mencegah gejolak harga. Hal ini ditegaskan Bupati Minahasa Robby Dondokambey, S.Si, MAP, saat mengikuti Rapat Koordinasi Pengendalian Inflasi bersama Wakil Bupati Vanda Sarundajang, S.S., Senin (8/12/25).

Rakor yang digelar Kementerian Dalam Negeri RI secara virtual membahas tiga isu penting: pengendalian inflasi nasional, dukungan pemerintah daerah dalam Program Tiga Juta Rumah, dan percepatan inventarisasi jembatan pejalan kaki menuju sekolah serta fasilitas publik.

Bacaan Lainnya
Bupati Minahasa Robby Dondokambey, S.Si, MAP, saat mengikuti Rapat Koordinasi Pengendalian Inflasi bersama Wakil Bupati Vanda Sarundajang, S.S yang dipimpin Sekjen Kemendagri Drs. H. Tomsi Tohir, MM, (ist)

Sekjen Kemendagri Drs. H. Tomsi Tohir, MM, memimpin langsung jalannya rakor, sekaligus memberikan apresiasi atas keberhasilan TPID seluruh Indonesia menjaga inflasi tetap ideal.

“Inflasi kita stabil di angka 2,27 persen dari Januari sampai November 2025. Ini capaian luar biasa,” tegas Tomsi.

Ia mengingatkan bahwa periode akhir tahun adalah masa paling rawan lonjakan harga, terutama akibat tingginya permintaan menjelang Nataru. Karena itu, ia menegaskan agar komoditas strategis—terutama minyak goreng bersubsidi Minyak Kita—tidak mengalami kenaikan harga.

Selain itu, pemerintah daerah diminta memperkuat pemantauan harga hingga tingkat pasar dan distributor terbawah agar tidak terjadi permainan harga.

Bupati Minahasa Robby Dondokambey merespons cepat arahan tersebut.

“TPID Minahasa harus bergerak cepat. Fokus kita adalah kestabilan harga dan ketersediaan sembako, agar masyarakat bisa berbelanja dengan tenang menjelang Nataru 2026,” tegas RD.

Ia menambahkan bahwa koordinasi lintas sektor harus ditingkatkan, terutama untuk menjaga pasokan bahan pokok agar tidak ada celah inflasi mendadak pada akhir tahun.

Dalam rakor ini, Bupati dan Wakil Bupati turut didampingi Asisten Bidang Perekonomian dan Pembangunan serta jajaran TPID Minahasa.(*/BL)

Pasang

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *