Musdes Penyusunan RKPDES 2026 Kalasey Satu Bahas Pembangunan Desa dan Solusi Kenakalan Remaja

Hukum Tua Desa Kalasey Satu, Lelly Tonggari (span/ciptanews.id)

MINAHASA, CiptaNews.id – Desa Kalasey Satu, Kecamatan Mandolang, menggelar Musyawarah Desa (Musdes) Penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Desa (RKPDES) Tahun 2026 di Gedung Olahraga yang baru rampung dibangun, Selasa (9/9/2025).

Hukum Tua Desa Kalasey Satu, Lelly Tonggari, dalam sambutannya menyoroti persoalan kenakalan remaja yang masih marak terjadi. Ia menilai kasus penikaman maupun pencurian yang dilakukan oleh anak di bawah umur menjadi tantangan serius bagi pemerintah desa.

Bacaan Lainnya
Sekretaris Camat Mandolang, Pffifner Parengkuan membawakan sambutan (span/ciptanews.id)

“Ini bukan hanya soal tindak pidana ringan, tapi sudah mengarah ke tindak pidana berat. Dan seringkali pelakunya anak-anak yang sama. Ini perlu perhatian khusus,” ujar Tonggari.

Sekretaris Camat Mandolang, Pffifner Parengkuan, yang hadir mewakili Camat, menekankan bahwa Musdes RKPDES merupakan forum wajib setiap tahun, dimulai dari musyawarah jaga. Ia berharap perencanaan tahun 2026 dapat mengakomodasi pembangunan infrastruktur sekaligus pemberdayaan masyarakat.

Camat Mandolang, Reyly Yurike Pinasang, SE, membawakan sambutan (span/ciptanews.id)

“Kenakalan remaja juga kami hadapi di desa lain. Forum ini bisa menjadi ruang untuk mencari solusi, termasuk pelatihan, kegiatan olahraga, hingga rencana Perdes jam malam. Intinya, remaja harus diarahkan ke kegiatan yang positif,” tegas Parengkuan.

Ia juga mengingatkan warga pentingnya kesadaran membayar pajak demi mendukung program pembangunan desa.

Suasana Musyawarah Desa (Musdes) Penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Desa (RKPDES) Tahun 2026 Desa Kalasey Satu (span/ciptanews.id)

Sementara itu, pendamping desa menyampaikan bahwa rancangan RKPDES tahun 2026 masih mengacu pada pagu anggaran tahun sebelumnya, dengan fokus pada isu strategis seperti stunting, ketahanan pangan, serta pemberdayaan masyarakat.

Di tengah jalannya musyawarah, Camat Mandolang, Reyly Yurike Pinasang, SE, hadir langsung untuk memberikan arahan. Ia mengingatkan agar pemerintah desa bersama BPD memperhatikan program prioritas, terutama yang menyentuh pelayanan dasar masyarakat.

“Program seperti Posyandu jangan diabaikan. Ini baru tahap rancangan, nanti akan disusun dan dievaluasi lebih lanjut. Selain itu, Bumdes harus dikelola serius, karena sekarang banyak dilakukan pemeriksaan,” jelasnya.

Ketua BPD Desa Kalasey Satu, Royke Monginsidi, S.Sos, memimpin jalannya musyawarah. Dari Jaga 1 hingga Jaga 6, kepala jaga masing-masing menyampaikan hasil musyawarah jaga, mulai dari perbaikan infrastruktur, penerangan jalan, penyediaan air bersih hingga berbagai program pemberdayaan masyarakat.

Selain perwakilan jaga, lembaga desa seperti Koperasi Desa Merah Putih, Kader Posyandu, hingga FKUB juga memberikan usulan untuk dimasukkan dalam RKPDES 2026.

Musyawarah Desa yang berlangsung tertib ini dihadiri pemerintah desa, BPD, tokoh masyarakat, dan unsur lembaga desa, dengan semangat bersama membangun Desa Kalasey Satu lebih maju.(SPAN)

Pasang

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *