Pohon Tumbang Diterpa Angin Kencang Rusak Rumah Warga di Tateli Satu, Pemdes dan Warga Sigap Bergotong Royong

Tampak rumah warga Desa Tateli Satu yang rusak akibat tertimpa Pohon (ist)

MINAHASA, Cipta News – Hujan deras disertai angin kencang mengakibatkan sebuah pohon tumbang dan menimpa rumah warga di Desa Tateli Satu, Jaga IV, Kecamatan Mandolang, Kabupaten Minahasa, Selasa (11/2/2025) sekitar pukul 02.30 Wita. Peristiwa tersebut menyebabkan rumah warga mengalami kerusakan parah dan tidak dapat ditempati, namun dipastikan tidak menimbulkan korban jiwa.

Berdasarkan pantauan wartawan di lokasi serta informasi yang dihimpun, pohon jenis matoa yang diperkirakan berusia sekitar 25 tahun tumbang secara tiba-tiba akibat terpaan angin kencang yang disertai hujan lebat. Pohon tersebut langsung menimpa bangunan rumah warga hingga mengalami kerusakan berat.

Bacaan Lainnya
Hukum Tua Desa Tateli Satu, Tony Pusung (kiri)dengan latar belakang rumah warga yang rusak tertimpa Pohon (ist)

Pada pagi harinya, sekitar pukul 07.00 Wita, warga bersama Pemerintah Desa Tateli Satu bergerak cepat melakukan kerja bakti untuk membersihkan material pohon yang roboh. Turut hadir di lokasi Hukum Tua Desa Tateli Satu, Toni Pusung, S.Pd, Sekretaris Desa Nafiri Patuwo, S.Kel, serta Kepala Jaga (Pala) Sardi, yang bersama warga bahu-membahu mengevakuasi pohon menggunakan mesin senso dan peralatan seadanya.

Hukum Tua Desa Tateli Satu, Toni Pusung, S.Pd, menyampaikan bahwa pihak pemerintah desa sebelumnya telah mengingatkan warga agar lebih waspada terhadap pohon-pohon besar yang berpotensi membahayakan, terlebih pada kondisi cuaca ekstrem.

“Kami sudah sering mengimbau masyarakat agar memperhatikan pohon yang berpotensi tumbang. Jika dianggap membahayakan, sebaiknya segera dipangkas atau ditebang agar tidak membahayakan keselamatan diri sendiri maupun orang lain,” ujar Toni Pusung.

Sementara itu, terkait penanganan pascakejadian, Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Minahasa, dr. Maya Rambitan, saat dikonfirmasi wartawan, menyampaikan bahwa pihaknya akan menyalurkan bantuan kepada korban terdampak.

“Terima kasih atas informasinya. Untuk bantuan akan diberikan berupa sembako. Kami juga mengimbau kepada seluruh masyarakat agar tetap waspada terhadap cuaca ekstrem,” tulis dr. Maya Rambitan melalui pesan WhatsApp pribadinya.

Pemerintah desa bersama instansi terkait terus melakukan pendataan dan koordinasi guna memastikan penanganan lanjutan bagi warga terdampak, sembari mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan menghadapi cuaca ekstrem yang masih berpotensi terjadi. (BL/SPAN)

Pasang

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *