MINAHASA, ciptanews.id – Pemerintah Kabupaten Minahasa secara resmi menggelar Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) dalam rangka penyusunan Dokumen Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kabupaten Minahasa Tahun 2025–2029. Kegiatan ini berlangsung di ruang sidang Kantor Bupati, Tondano, Senin (31/3/2025).
Musrenbang yang bersifat strategis ini dibuka langsung oleh Bupati Minahasa, Robby Dondokambey, S.Si, MAP. Dalam sambutannya, Bupati menekankan pentingnya forum ini sebagai wadah koordinasi, sinkronisasi, dan kolaborasi seluruh pemangku kepentingan pembangunan untuk menyusun arah kebijakan daerah lima tahun ke depan.

“RPJMD 2025–2029 bukan hanya dokumen administratif, tetapi merupakan peta jalan pembangunan Minahasa. Dokumen ini akan menjadi dasar penyusunan RKPD setiap tahun, sekaligus menjadi landasan dalam merancang APBD tahunan,” jelas Bupati Robby.
Ia mengajak seluruh elemen masyarakat, mulai dari pemerintah daerah hingga komunitas, dunia usaha, dan akademisi untuk aktif memberikan masukan dalam proses penyempurnaan RPJMD agar sesuai dengan kebutuhan riil masyarakat serta sejalan dengan arah pembangunan provinsi dan nasional.

Adapun visi pembangunan Kabupaten Minahasa untuk periode 2025–2029 adalah:
“Minahasa sebagai Daerah Pariwisata yang Maju dan Sejahtera.”
Bupati menegaskan bahwa sektor pariwisata akan menjadi penggerak utama pembangunan daerah. Karena itu, ia mendorong sinergi lintas sektor dalam penyediaan infrastruktur yang memadai, peningkatan kualitas sumber daya manusia, pelestarian budaya dan lingkungan, serta penciptaan iklim usaha dan investasi yang sehat.

“Keberhasilan pembangunan tidak hanya bergantung pada pemerintah. Dibutuhkan partisipasi aktif seluruh lapisan masyarakat. Mari kita bangun Minahasa secara kolaboratif,” tambahnya.
Mengakhiri sambutannya, Bupati Robby Dondokambey secara resmi membuka pelaksanaan Musrenbang RPJMD Kabupaten Minahasa Tahun 2025–2029.

“Dengan memohon tuntunan dan pertolongan Tuhan Yang Maha Kuasa, maka Musrenbang RPJMD Kabupaten Minahasa Tahun 2025–2029 secara resmi saya nyatakan dibuka,” pungkasnya.
Kepala Bapelitbangda: Musrenbang Fokus Penajaman dan Sinkronisasi
Sementara itu, Kepala Bapelitbangda Minahasa, Edwin Muntu, menjelaskan bahwa Musrenbang RPJMD bertujuan untuk melakukan penajaman dan klarifikasi terhadap berbagai aspek penting dalam perencanaan pembangunan.
“Musrenbang ini bertujuan menyelaraskan tujuan, sasaran, strategi, arah kebijakan, hingga program prioritas daerah yang telah dirumuskan dalam rancangan awal RPJMD. Diharapkan forum ini menghasilkan dokumen final yang kuat dan terukur,” jelas Muntu.
Ia juga menekankan pentingnya penetapan indikator kinerja, plafon anggaran, hingga target pembangunan berdasarkan kewenangan masing-masing perangkat daerah, agar arah pembangunan lebih tepat sasaran.
Hadir Tokoh Daerah dan Pemangku Kepentingan
Kegiatan ini dihadiri oleh berbagai unsur penting daerah, antara lain Ketua DPRD Kabupaten Minahasa Drs. Robby Longkutoy, MM, para Wakil Ketua dan Ketua Komisi DPRD, unsur Forkopimda, Kepala Bappeda Provinsi Sulawesi Utara, Ketua TP-PKK Minahasa Martina Dondokambey Lengkong, Sekretaris Daerah Dr. Lynda Watania, para kepala perangkat daerah, camat se-Kabupaten Minahasa, serta perwakilan dari kalangan akademisi, LSM, organisasi masyarakat, pelaku usaha, dan instansi vertikal.
Musrenbang RPJMD ini diharapkan menjadi fondasi kuat dalam mewujudkan pembangunan Minahasa yang berkelanjutan, inklusif, dan berorientasi pada kesejahteraan masyarakat secara luas.(*/B.LENGKONG)






