MINAHASA, CiptaNews.id — Ibadah Safari Natal Pemerintah Kabupaten Minahasa di Tondano Raya, Eris, Kombi, Lembean Timur, Kakas Raya, dan Remboken, Selasa (2/12/2025), mendadak menjadi sorotan publik. Pasalnya, Sekda Minahasa Dr. Lynda Watania, MM, M.Si, menyampaikan pesan Natal Bupati Minahasa yang sarat makna dan peringatan penting menjelang Natal dan Tahun Baru 2026.
Kegiatan yang dipusatkan di GMIM Ridwi Wawalintouan ini dipimpin Pdt. Dr. Dan Sompe, M.Th, melalui renungan dari Yeremia 23:1-8 berjudul “Janji tentang Tunas Daud yang Adil.”

Pesan Natal Bupati Minahasa: Bukan Ritual, Tapi Panggilan untuk Berubah
Dalam penyampaiannya, Sekda Watania menegaskan bahwa Natal bukan sekadar perayaan tahunan, melainkan momen refleksi iman dan kesempatan memperbaiki hubungan antar sesama.
“Natal bukan hanya ritual, tetapi ajakan untuk menghadirkan kasih Kristus dalam kehidupan nyata,” tegas Watania.

Ia mengajak masyarakat memperkuat solidaritas, kepedulian sosial, dan gotong royong—nilai penting yang dianggap mulai pudar di tengah derasnya arus globalisasi.
Lewat Safari Natal ini, Pemkab Minahasa membuktikan komitmennya dengan menyalurkan bantuan sosial kepada lansia, keluarga kurang mampu, dan warga berisiko stunting.
“Bantuan ini nyata, bukan simbolik. Pemerintah hadir meringankan beban masyarakat,” ujar Watania.
Penegasan ini langsung mendapat sambutan positif dari masyarakat yang menghadiri ibadah.
Sekda Watania juga menyampaikan imbauan strategis yang perlu diperhatikan seluruh warga Minahasa:
- Rayakan Natal dengan damai dan saling menghormati.
- Hindari minuman keras yang rawan memicu keributan.
- Jaga keamanan lingkungan masing-masing.
- Jangan konsumtif dan hindari pemborosan.
- Waspada hoaks, terutama isu yang memecah belah.
- Bersiap menghadapi cuaca ekstrem yang berpotensi membahayakan.
Imbauan ini dinilai penting mengingat meningkatnya aktivitas masyarakat pada masa libur panjang.
Menutup sambutannya, Sekda Watania kembali mengingatkan warga agar menjadikan Natal sebagai momentum memperbarui hati dan semangat pelayanan.
“Mari kita berbuat baik, bekerja keras, dan terus melayani sesama. Selamat menyambut Natal Yesus Kristus 2025. Kiranya damai Kristus menerangi Minahasa,” tutupnya.
Safari Natal ini sekaligus memperkuat peran pemerintah sebagai sahabat masyarakat—hadir, bekerja, dan melayani langsung mereka yang membutuhkan.(*/B.LENGKONG)






