Ekonomi Indonesia Tumbuh 5,12%, Wabup Minahasa Komit Dukung Langkah Pemerintah Kendalikan Inflasi

Wakil Bupati Minahasa Vanda Sarundajang, SS mengikuti Rapat Koordinasi Pengendalian Inflasi dan Percepatan Realisasi Belanja Daerah (ist)

Minahasa, CiptaNews.id – Pemerintah terus menyoroti lambannya realisasi belanja daerah di berbagai wilayah. Hal ini terungkap dalam Rapat Koordinasi Pengendalian Inflasi dan Percepatan Realisasi Belanja Daerah, yang diikuti oleh Wakil Bupati Minahasa, Vanda Sarundajang, SS, pada Senin (20/10/2025).

Rapat nasional ini dipimpin langsung oleh Menteri Dalam Negeri RI, Jenderal Pol (Purn) Tito Karnavian, bersama Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa, melalui Zoom Meeting dari Ruang Command Center Kantor Bupati Minahasa.

Bacaan Lainnya
Suasana Rapat Koordinasi Pengendalian Inflasi dan Percepatan Realisasi Belanja Daerah di ruang Command Center Minahasa (ist)

Dalam arahannya, Mendagri Tito Karnavian menegaskan pentingnya peran pemerintah daerah dalam menjaga laju ekonomi nasional. Ia menyoroti fakta bahwa masih ada Rp233 triliun dana pemerintah daerah yang mengendap di bank, padahal dana tersebut seharusnya dapat segera dibelanjakan untuk kepentingan publik.

“Kita minta kepala daerah mempercepat realisasi anggaran. Jangan sampai uang daerah hanya tidur di bank sementara masyarakat menunggu manfaat pembangunan,” tegas Tito.

Menurut data Kemendagri, hingga September 2025, realisasi pendapatan daerah secara nasional telah mencapai Rp949,97 triliun atau 70,27% dari target, namun realisasi belanja masih tergolong rendah.

Sementara itu, Menteri Keuangan RI, Purbaya Yudhi Sadewa melaporkan bahwa pertumbuhan ekonomi Indonesia tetap solid di angka 5,12% pada kuartal II 2025, dan inflasi nasional berhasil ditekan di level 2,65%.

“Stabilitas ekonomi ini menunjukkan bahwa kebijakan fiskal dan pengendalian inflasi kita efektif. Daya beli masyarakat masih kuat,” ujar Purbaya.

Wakil Bupati Vanda Sarundajang menyambut arahan tersebut dengan optimis. Ia menegaskan bahwa Pemkab Minahasa siap mempercepat belanja daerah, terutama pada sektor-sektor strategis yang mendukung kesejahteraan rakyat.

“Kami berkomitmen agar setiap rupiah anggaran benar-benar kembali kepada masyarakat, bukan sekadar tersimpan di kas,” ujar Vanda.

Rakor ini juga diikuti oleh jajaran pejabat Pemkab Minahasa, antara lain Asisten Perekonomian dan Pembangunan, Staf Ahli Bupati Bidang Kemasyarakatan dan SDM / Plt. Kadis Pangan, serta para kepala dinas terkait, termasuk Kadis Kominfo, Kadis Koperasi dan UKM, Kadis Sosial, Kadis Perdagangan, dan Kadis Perhubungan Kabupaten Minahasa.(*/B.LENGKONG)

Pasang

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *