MINAHASA, Cipta News – Suasana Lapangan Eben, Desa Tateli Satu, Kecamatan Mandolang, Sabtu (20/9/2025), tampak semarak dan penuh kehangatan. Puncak perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) Desa Tateli Satu ke-17 digelar secara sederhana, namun sarat makna kebersamaan dan semangat gotong royong yang kental di tengah masyarakat.
Kegiatan puncak perayaan dipandu oleh Fandy Sondakh, S.Pd, yang berhasil mengawal jalannya acara dengan tertib dan lancar. Rangkaian kegiatan diawali dengan ibadah syukur yang dipimpin oleh Pdt. Nova S. Tumiwa-Sorongan, M.Th. Dalam khotbahnya, Pdt. Nova mengangkat bacaan Alkitab dari Yeremia 17:7–8, yang menegaskan bahwa orang yang mengandalkan Tuhan akan diberkati.

“Ia akan seperti pohon yang ditanam di tepi aliran air, yang tidak takut datangnya panas, daunnya tetap hijau, tidak khawatir dalam tahun kering, dan tidak berhenti menghasilkan buah. Inilah janji Tuhan bagi mereka yang menaruh harapan dan percaya kepada-Nya,” ungkap Pdt. Nova dalam pesan rohaninya.
Camat Mandolang, Reyly Yurike Pinasang, SE, yang hadir mewakili Pemerintah Kabupaten Minahasa, dalam sambutannya menyampaikan ucapan selamat ulang tahun kepada seluruh masyarakat Desa Tateli Satu. Ia menegaskan bahwa usia 17 tahun merupakan momentum penting yang melambangkan semangat baru dalam membangun desa.
“Usia 17 tahun adalah usia yang istimewa. Mari jadikan momentum ini untuk bangkit dengan semangat baru, membangun desa menjadi lebih baik, menjaga kebersihan lingkungan, serta tetap waspada menghadapi cuaca dan musim ekstrem. Kesadaran menjaga lingkungan adalah tanggung jawab kita bersama,” ujar Pinasang.
Sementara itu, Hukum Tua Desa Tateli Satu, Tony Pusung, S.Pd, dalam sambutannya mengajak seluruh masyarakat untuk terus menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) serta kebersihan lingkungan. Ia juga menyoroti potensi Lorong Air Hidup sebagai destinasi wisata kuliner desa yang dapat mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat.
“Bagi warga yang ingin mengembangkan usaha, silakan berkoordinasi dengan BUMDes maupun Koperasi Merah Putih. Sementara bagi yang memiliki kewajiban di BUMDes, kami mengimbau agar dapat memenuhi komitmen yang telah disepakati,” tegas Tony Pusung.
Sebelumnya, Ketua Panitia HUT Desa Tateli Satu, Maxi Tumiwa, dalam laporan panitia menyampaikan bahwa rangkaian perayaan telah dilaksanakan sejak 9 Agustus 2025, diisi dengan berbagai kegiatan olahraga dan perlombaan. Puncak perayaan sekaligus menjadi penutup rangkaian kegiatan dengan lomba sound system.
“Hari ini merupakan puncak sekaligus penutup seluruh rangkaian kegiatan. Kami mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah terlibat dan mendukung. Tak ada gading yang tak retak, semoga ke depan pelaksanaan kegiatan HUT Desa Tateli Satu dapat berjalan lebih baik lagi,” ujarnya.
Pada kesempatan tersebut juga dilakukan pembacaan sejarah singkat berdirinya Desa Tateli Satu oleh Sekretaris Desa Tateli Satu, Nafiri Patuwo, S.Ke. Rangkaian acara kemudian ditutup dengan doa penutup yang dipimpin oleh Pdt. Frets Supit, S.Th.
Perayaan HUT ke-17 Desa Tateli Satu turut dihadiri Kepala Dinas PTSP Kabupaten Minahasa, Drs. Mekry Sondey, SE, yang mewakili Bupati Minahasa, jajaran perangkat desa, Badan Permusyawaratan Desa (BPD), Ketua LMI Hanny Pantow, tokoh agama, tokoh masyarakat, para undangan, serta masyarakat Desa Tateli Satu yang memadati lokasi kegiatan.
Perayaan ini menjadi bukti nyata bahwa nilai kebersamaan, persatuan, dan semangat gotong royong masih menjadi identitas kuat masyarakat Desa Tateli Satu dalam komitmen membangun desa menuju masa depan yang lebih maju dan sejahtera. (BL/SPAN)






