MINAHASA, ciptanews.id- Upaya pembersihan Danau Tondano dari gulma eceng gondok terus menunjukkan progres positif. Hingga akhir Juni 2025, hampir separuh dari total 294 hektar area terdampak telah berhasil dibersihkan melalui program Karya Bakti yang diprakarsai oleh Korem 131/Santiago bersama Kodim 1302/Minahasa.
Bupati Minahasa Robby Dondokambey turut hadir dalam apel Karya Bakti yang digelar di tepi danau pada Kamis (26/6). Ia menyampaikan apresiasi atas kolaborasi lintas sektor yang telah bekerja selama lebih dari empat bulan.

“Kami mengucapkan terima kasih atas semangat gotong royong semua pihak. Ini pencapaian luar biasa yang menunjukkan komitmen bersama dalam menjaga Danau Tondano,” ujar Robby.
Danrem 131/Santiago Brigjen TNI Martin SM Turnip yang memimpin kegiatan menyebutkan bahwa sejak dimulai pada 17 Februari 2025, program ini melibatkan TNI, Polri, pemerintah daerah, akademisi, dan masyarakat setempat. Menurutnya, aksi ini bukan hanya tentang membersihkan danau, tetapi juga bagian dari menjaga kelangsungan fungsi ekologis danau sebagai sumber air dan penopang ekonomi warga.
“Dari 294 hektar sebaran eceng gondok, kini 130 hektar telah dibersihkan. Ini hasil dari kerja keras seluruh unsur yang terlibat, termasuk Satgas Eceng Gondok dan warga sekitar,” kata Danrem dalam sambutannya.
Ia menambahkan, jika tidak ditangani, pertumbuhan eceng gondok yang sangat cepat bisa menimbulkan berbagai dampak negatif, seperti pendangkalan danau, turunnya kualitas air, hingga potensi banjir.
Usai apel, kegiatan dilanjutkan dengan pemantauan pembersihan, penanaman pohon di sekitar danau, serta penyelenggaraan pasar murah dan layanan kesehatan gratis bagi masyarakat.
Bupati Robby menegaskan, Pemkab Minahasa akan terus mengawal program ini melalui kerja bakti rutin, khususnya setiap Jumat, baik di kawasan danau maupun area pusat kota. Ia juga mengajak masyarakat untuk berperan aktif dalam menjaga kebersihan lingkungan.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut sejumlah pejabat penting, di antaranya Asisten I Setdaprov Sulut Dr. Denny Mangala, perwakilan Polda Sulut, Dandim 1302/Minahasa, Kapolres Minahasa, Ketua DPRD Minahasa, serta perwakilan akademisi dan OPD terkait.
Kegiatan ini mengangkat tema “Bersatu dengan Alam untuk Indonesia Maju, TNI Manunggal Memelihara Danau Tondano – Danau Tondano Bersinar (Bersih, Indah, dan Udara Segar)”, sebagai simbol sinergi dan kepedulian terhadap warisan alam Minahasa.(*/B.LENGKONG)






