MINAHASA, Cipta News – Hukum Tua Desa Tateli Tiga, Stenly Gumalang, menghadiri Festival Adat dan Kebudayaan Tulude Tahun 2025 yang digelar di Desa Tateli Weru, Sabtu (10/2/2025). Kehadiran tersebut menjadi wujud dukungan pemerintah desa terhadap pelestarian adat dan budaya lokal di Kabupaten Minahasa.
Festival Tulude merupakan tradisi budaya masyarakat Nusa Utara yang sarat makna, sebagai ungkapan rasa syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa sekaligus harapan akan kehidupan yang lebih baik di tahun yang baru.
Menanggapi pelaksanaan kegiatan tersebut, Hukum Tua Desa Tateli Tiga, Stenly Gumalang, menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya Festival Tulude sebagai bagian dari upaya menjaga dan melestarikan warisan budaya daerah.
“Festival Tulude bukan sekadar perayaan adat, tetapi juga identitas dan kekayaan budaya yang harus terus dijaga dan diwariskan kepada generasi muda. Pemerintah desa sangat mendukung kegiatan budaya seperti ini,” ujar Stenly Gumalang.
Ia menambahkan bahwa kegiatan adat dan kebudayaan memiliki peran penting dalam memperkuat jati diri masyarakat serta mempererat persaudaraan antarwarga, khususnya di wilayah Mandolang dan sekitarnya.
Festival Adat dan Kebudayaan Tulude 2025 di Desa Tateli Weru berlangsung meriah dengan menampilkan berbagai ritual adat, kesenian tradisional, serta partisipasi aktif masyarakat. Kegiatan ini juga menjadi sarana memperkuat solidaritas sosial dan mempromosikan budaya lokal kepada generasi muda.
Pemerintah Desa Tateli Tiga berharap festival adat seperti Tulude dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan dan mendapat dukungan dari seluruh elemen masyarakat sebagai bagian dari pelestarian budaya dan pembangunan sosial.(Butje)






