MINAHASA, ciptanews.id – Kinerja Dinas Pertanian dan Peternakan Propinsi Sulawesi Utara dibawah pimpinan Wilhelmina Pangemanan jadi sorotan.
Hal ini disampaikan oleh Ketua Organisasi Pers Pro Jurnalismedia Siber (PJS) Sulawesi Utara, Butje Lengkong ketika melakukan kunjungan di Dinas Pertanian dan Peternakan Propinsi Sulawesi Utara, Selasa (14/01/2025).

Menurut Butje Lengkong, harusnya ada pelayanan publik walaupun hanya petugas piket, karena Dinas Pertanian dan Peternakan Daerah Provinsi Sulawesi Utara adalah badan publik yang wajib melaksanakan pelayanan publik.
“Jangan seperti ini, ketika ada tamu justru tak ada pelayanan, piket pun kosong,” ucap Butje Lengkong.
Menariknya, dari pengamatan wartawan justru didapati terpampang gambar maklumat pelayanan, bahkan ada tertulis apabila tidak menepati, siap dikenakan sesuai sesuai peraturan dan perundang-undangan dan di tandatangani oleh Kepala Dinas.
Begitu juga ada salahsatu warga yang hendak mengurus surat untuk keperluan mengirim hewannya ke luar daerah, terpaksa harus menunggu karena tak ada petugas piket.
Untuk memastikan kenapa tak ada petugas piket dan pelayanan, wartawan mencoba menunggu di ruang tunggu, namun hingga berita ini terbit, belum ada yang berhasil dikonfirmasi.
.(***)






