MINAHASA, ciptanews.id – Tiba di Langowan Grand Hotel Minahasa, Minggu (02/06/2024) Hashim Djojohadikusumo dan Rombongan disambut dengan tarian Cakalele oleh sejumlah tuama Minahasa. Dimana tarian Cakalele diketahui merupakan tarian perang masyarakat adat Minahasa.
Usai disambut dengan tarian Cakalale, Hashim Djojohadikusumo disambut langsung oleh Ketua Umum TOPAN 08 Tommy Lee Pantouw dan dikenakan topi porong nimiles, topi ada Minahasa yang terbuat dari 2 kain berwarna merah-hitam dan kuning-emas yang dililitkan.

Selanjutnya Hashim Djojohadikusumo memasuki ruangan dan mengikuti kegiatan ibadah syukur yang dilaksanakan oleh Presidium Relawan dan Komunitas Prabowo Gibran Sulawesi Utara.
Tampak hadir mengikuti rombongan Hashim Djojohadikusumo, Biantiningsih Djiwandono, Maryanti Djojohadikusumo serta sejumlah pimpinan organisasi.

Diketahui, Biantiningsih Djiwandono, Maryanti Djojohadikusumo merupakan kakak dari Prabowo Subianto, sedangkan Hashim Djojohadikusumo merupakan adik dari Prabowo Subianto.
Kehadiran Kedua kakak dan adik Prabowo Subianto di langowan dalam rangka menghadiri ibadah syukur atas terselenggaranya Pemilu 2024 yang terlaksana dengan damai serta terpilihnya Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming sebagai Presiden dan Wakil Presiden.
Ketua Umum TOPAN 08 Tommy Lee Pantouw menegaskan bahwa dirinya akan mengawal pemerintahan Prabowo Gibran dua periode hingga tuntas, dan terkait pikada di Sulawesi Utara, Tommy mengatakan TOPAN 08 masih menunggu arahan dari Pembina Nasional Prabowo Gibran.
” Kami akan mengawal pemerintahan Prabowo Subianto hingga dua periode selesai,” ucap Tommy.
Selanjutnya, salah satu aktivis Sulut yang juga tokoh masyarakat Langowan, Michael Pandeiroot mengatakan bahwa kehadiran Kakak dan adik Prabowo Subianto dan rombongan membuktikan bahwa keluarga Prabowo tetap mengingat Langowan sebagai tanah leluhur yang juga kampung Ibunda tercinta.
” Ini bukti, keluarga Prabowo mengingat dan mencintai langowan dan ini juga tanda bahwa Langowan pasti akan mendapat perhatian khusus dari Prabowo Subianto,” ucap Michael Pandeiroot.






