Wabup Vanda Sarundajang Tegas: Hari Jadi Minahasa ke-597 Tanpa Hura-Hura, Fokus pada Aksi Nyata untuk Rakyat

Wakil Bupati Minahasa Vanda Sarundajang, S.S. memimpin rapat (ist)

MINAHASA, CiptaNews.id — Menjelang peringatan Hari Jadi Kabupaten Minahasa ke-597, Wakil Bupati Minahasa Vanda Sarundajang, S.S., menegaskan arah baru pelaksanaan kegiatan tahun ini: tanpa pesta besar-besaran, tanpa pameran, tapi penuh makna sosial untuk masyarakat.

Rapat persiapan yang digelar di Ruang Sidang Kantor Bupati Minahasa, Senin (13/10/2025), dipimpin langsung oleh Wabup Vanda dan dihadiri oleh Sekretaris Daerah Dr. Lynda D. Watania, MM, M.Si, bersama sejumlah pejabat Pemkab Minahasa.

Bacaan Lainnya
Para Kepala Satuan Perangkat Daerah (SKPD) Pemkab Minahasa saat mengikuti Rapat dengan serius (ist)

Sekda Lynda dalam laporannya menjelaskan bahwa peringatan tahun ini akan dikemas sederhana namun tertib dan elegan, dengan peluncuran logo resmi pada 31 Oktober 2025.

“Kita ingin pelaksanaan yang sederhana tapi tetap berkesan. Logo Hari Jadi akan kita launching bersamaan dengan pembukaan rangkaian kegiatan,” ungkap Sekda.

Foto bersama usai rapat (ist)

Namun yang menarik perhatian adalah keputusan tegas dari Wabup Vanda Sarundajang yang memprioritaskan kegiatan sosial ketimbang seremonial.

“Untuk pameran pembangunan ditiadakan, diganti dengan kegiatan Bhakti Sosial. Kita ingin Hari Jadi Minahasa kali ini membawa manfaat nyata bagi masyarakat,” tegasnya.

Puncak acara akan digelar pada 5 November 2025 dengan Rapat Paripurna Istimewa DPRD Kabupaten Minahasa, disertai sejumlah kegiatan budaya dan lomba yang tetap digelar dalam nuansa kebersamaan.

Vanda juga menekankan pentingnya profesionalisme dalam setiap kegiatan, meskipun pelaksanaan dilakukan secara sederhana.

“Kita tetap harus menampilkan yang terbaik. Kegiatan seperti pemilihan Wulan Waraney Minahasa dan lomba-lomba tetap akan berjalan seperti biasa,” ujarnya.

Selain itu, Wabup berpesan agar seluruh Camat di 25 kecamatan berperan aktif menyebarkan semangat perayaan hingga ke tingkat desa dan kelurahan.

“Hari Jadi Minahasa ini harus dirasakan seluruh rakyat, dari kota sampai pelosok. Kesederhanaan bukan berarti kehilangan makna,” tandasnya.

Menutup arahannya, Vanda Sarundajang, yang akrab disapa Vasung, juga mengingatkan masyarakat agar menjaga kebersihan lingkungan dan waspada terhadap potensi bencana alam seperti banjir dan tanah longsor yang kerap terjadi di musim penghujan.

Dengan tema “Minahasa Maju dalam Kebersamaan”, Pemerintah Kabupaten Minahasa berharap momentum Hari Jadi ke-597 menjadi ajang refleksi, gotong royong, dan penguatan identitas budaya Toar Lumimuut yang membanggakan.(*/B.LENGKONG)

Pasang

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *