MINAHASA, ciptanews.id – Perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-17 Desa Tateli Satu, Kecamatan Mandolang, resmi dimulai dengan digelarnya Opening Ceremony Turnamen pada Sabtu, 9 Agustus 2025. Acara ini menjadi pembuka dari rangkaian kegiatan menuju puncak peringatan yang dijadwalkan pada 20 September 2025 mendatang.
Kemeriahan acara pembukaan diawali dengan doa bersama yang dipimpin oleh Pdt. Nova Tumiwa-Sorongan, M.Th, menandai awal dari semangat kebersamaan yang diusung dalam perayaan tahun ini.

Secara simbolis, turnamen dibuka langsung oleh Camat Mandolang, Reyly Yurike Pinasang, SE, melalui pengguntingan pita, pelepasan balon ke udara, dan aksi tendangan bola serta pukulan bola voli di tengah lapangan. Momen ini disambut sorak sorai dari masyarakat dan diabadikan dalam sesi foto bersama panitia dan peserta, mempererat kehangatan antarwarga.
Junus Senaen bertugas sebagai MC sekaligus Koordinator Acara, memastikan jalannya kegiatan berlangsung lancar dan tertib.
Dalam sambutannya, Ketua Panitia, Maxi Tumiwa, menyampaikan optimismenya terhadap kelancaran dan kesuksesan rangkaian kegiatan HUT ke-17 ini. “Kami ingin menjadikan turnamen ini bukan sekadar kompetisi olahraga, tapi juga momentum untuk mempererat persaudaraan dan solidaritas antarwarga. Kami berkomitmen menjadikan acara ini spektakuler dan berkesan,” ungkapnya kepada Lacakpos saat diwawancarai sebelum acara dimulai.
Turnamen sepak bola menjadi salah satu agenda utama yang melibatkan berbagai tim lokal, didukung antusias oleh warga. Meskipun sempat diguyur hujan, semangat peserta dan penonton tak surut, menambah semarak suasana.
Turut hadir dalam acara ini sejumlah tokoh penting desa dan kecamatan, di antaranya Hukum Tua Desa Tateli Satu, Tony Pusung, S.Pd., Sekretaris Desa, Nafiri C. Paruwo, S.Kel., serta seluruh panitia pelaksana dan masyarakat yang memenuhi area lapangan.
Kegiatan ini menandai awal dari rangkaian semarak perayaan HUT Desa Tateli Satu yang diharapkan mampu menguatkan rasa persatuan serta memperkuat kebanggaan warga terhadap desanya.
(Butje Lengkong)






