MANADO, ciptanews.id – Warga di kawasan Ranotana Weru 1 kembali melayangkan unek-uneknya setelah lampu padam yang telah berlangsung selama tiga hari, dari hari Jumat (21/03/2025) hingga Minggu (23/03/25) tanpa ada tanggapan memadai dari pihak PLN cabang Manado.
Menurut keterangan beberapa warga, masalah ini telah dilaporkan secara berulang kali ke pihak PLN. Namun, hingga kini, belum ada solusi yang konkrit, dan keluhan warga seolah hanya dimanfaatkan sebagai bahan pemberitaan yang menimbulkan keresahan masyarakat.
“Kami adalah pelanggan setia PLN, tapi apa yang kami terima hanya janji-janji kosong dan berita kekesalan. Kami hanya ingin mendapatkan pelayanan yang layak,” ujar salah satu warga yang enggan disebutkan namanya.
Warga mengungkapkan bahwa pemadaman yang terjadi selama tiga hari ini tidak hanya mengganggu aktivitas sehari-hari, tetapi juga menimbulkan ketidaknyamanan, terutama bagi keluarga yang membutuhkan penerangan di malam hari. Kejadian ini semakin memperburuk kepercayaan masyarakat terhadap pelayanan PLN di wilayah Manado.
Sejumlah pihak menilai, respons yang lambat dan minimnya solusi nyata dari PLN cabang Manado menjadi cerminan lemahnya komunikasi antara pihak penyedia layanan dan konsumen. Meski pihak PLN dinilai telah mengeluarkan pernyataan resmi terkait gangguan pada sistem kelistrikan, warga menilai hal tersebut tidak cukup menggambarkan realitas di lapangan.
Menanggapi situasi tersebut, beberapa tokoh masyarakat mendesak agar pihak berwenang segera melakukan evaluasi dan penanganan secara cepat. Mereka berharap agar perbaikan jaringan listrik dapat segera dilakukan dan sistem pengaduan dari warga diperbaiki untuk menghindari kejadian serupa di masa depan.
PLN sendiri belum memberikan keterangan lebih lanjut mengenai rencana perbaikan atau waktu penyelesaian gangguan ini. Hingga saat ini, warga di Ranotana Weru 1 masih menunggu kepastian dari pihak terkait.(FoRa)






